ADAKAN TAKLIM DI RUMAH

 


Oleh: Kusnandar Putra, M.Sos.


Salah seorang pernah bertanya kepada saya, kira-kira seperti ini, 


"Bagaimana caranya agar keluarga saya kenal dakwah?"


Saya jawab, "Coba adakan pengajian di rumah. Undang asatizah."


Seorang muslim harus berpikir bahwa dakwah sebagai bagian dari ajaran Islam, memiliki peran penting dalam menyebarkan nilai-nilai tauhid, fiqih, dan keislaman. 


Namun, dalam kesibukan dan dinamika kehidupan modern, seringkali sulit tercipta pendidikan Islam di dalam rumah. 


Mungkin karena banyaknya kegiatan di luar rumah, sehingga kesadaran belajar Islam mulai pudar. 


Jangan sampai kita lupa:

Ada keluarga yang belum sholat, 

Ada keluarga belum mengenal tauhid, 

Ada keluarga masih melakukan yang harom. 


Oleh karena itu, mengadakan pengajian di rumah merupakan langkah yang strategis untuk memperkuat kesadaran akan pentingnya menuntut ilmu dan, memahami agama dalam lingkungan keluarga.


Masih ingat pesan Rasulullah kepada kaum muslimin? 


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,


طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ


”Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim”. (HR. Ibnu Majah) 


Mengundang seorang ustadz untuk memberikan ceramah di rumah merupakan langkah awal yang penting. 


Hal ini juga merupakan implementasi dari kepemimpinan seorang suami di rumah. 


Dari ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


كُلُّكُمْ رَاعٍ فَمَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ،


“Setiap kalian adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya." (HR. Bukhari Muslim) 


Dengan adanya kehadiran seorang ustadz, keluarga mendapatkan penjelasan yang mendalam mengenai berbagai aspek Islam, mulai dari tauhid, fiqih, sirah Nabi Muhammad, dsb-nya. 


Ceramah yang ada di rumah tidak hanya sebagai edukasi, tetapi juga membangun rasa kebersamaan dalam keluarga. 


Partisipasi semua anggota keluarga, termasuk istri, suami, orang tua, dan anak-anak, sangat penting dalam kegiatan ini. 


Kalau perlu, keluarga mencatat ilmu saat itu. Punya buku, catatan, ini masyaallah langkah luar biasa! 


Dengan mendengarkan ceramah bersama-sama, keluarga dapat ilmu, saling memotivasi dan mendukung satu sama lain dalam memperkuat keimanan. 


Selain melibatkan keluarga, mengundang tetangga untuk turut serta dalam pengajian adalah langkah yang baik untuk menyebarkan pesan dakwah lebih luas lagi. 


Datangi tetangga, undang dengan baik, kalau perlu ada cemilan saat pengajian. Sehingga makin semangat mereka hadir. 


Jangan lupa, pemasangan sistem suara yang berkualitas juga penting untuk memastikan efektivitas pengajian. 


Dengan kualitas suara yang baik, pesan yang disampaikan akan lebih mudah dipahami dan dinikmati oleh seluruh peserta taklim. 


Dengan demikian, pengajian di rumah menjadi sarana yang efektif untuk membangun kesadaran menuntut ilmu dan memperkuat pemahaman agama dalam lingkungan keluarga serta tetangga. 


Barokallohu fiikum


Gowa, 17 Februari 2024

Comments

Popular posts from this blog

Khutbah Jumat: 5 Bahaya Judi Online

Air Ajaib? Faktanya Air PDAM yang Bocor

Pertemuan Setelah 13 Tahun: Sebuah Renungan tentang Menjadi Guru