Ilmu dan Profesor

 Munculnya berita profesor yang korupsi menunjukkan tak cukup diklaim pintar hanya dengan status guru besar.


Sesungguhnya Islam telah mengajarkan kita bahwa tujuan menuntut ilmu itu mengangkat kejahilan/kebodohan. 


Kebodohan dari syirik, adab buruk, pelaksanaan ibadah yang bid'ah, dsbnya. 


Menuntut ilmu juga melahirkan rasa cinta, harapan, dan takut kepada Allah azza wa jalla.


Sangat indah perkataan Syaikh Abu Bakar Al-Jazairi,


الْعِلْمُ سَبِيْلُ الْخَشْيَةِ فَمَنْ لَا عِلْمَ لَهُ بِاللهِ فَلَا خَشْيَةً لَهُ إِنَّمَا يَخْشَى اللهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءِ


            “Ilmu itu adalah jalan menuju rasa takut kepada Allah, barang siapa yang tidak mengenal Allah, maka dia tidak mempunyai rasa takut pada-Nya. Sesungguhnya yang takut kepada Allah diantara hamba-hamba-Nya hanyalah ulama”

(Tafsir Aisar at-Tafaasir)


#CatatanPinggirUkhuwah

#CelotehKusnandarPutra

Comments

Popular posts from this blog

Khutbah Jumat: 5 Bahaya Judi Online

Air Ajaib? Faktanya Air PDAM yang Bocor

Pertemuan Setelah 13 Tahun: Sebuah Renungan tentang Menjadi Guru