KADANG BANYAK MASALAH YA DALAM HIDUP INI..

Oleh: Kusnandar Putra


Rasanya tahun 2011-2012 adalah masalah sulit bagi saya. Dimana waktu itu, kuliah S1 agak sulit lagi saya selesaikan.


Bukan karena mata kuliahnya belum selesai. Alhamdulillah mata kuliah beres. Tapi, di waktu itu ada persoalan external. Dan itu terasa banyak menimpa.


Mulai dari dosen pembimbing yang kurang sepahaman. Kadang kritikannya nusuk di hati. Dll. Akhirnya, saya ambil jarak. Yaa.. rasanya mau ganti pembimbing.


Berjalan waktu.

Masalah kedua muncul, akhirnya karena saya mengambil jarak, teman-teman lain sudah ujian meja. Sehingga, saya seperti berjuang sendiri. 


Yang ketiga, waktu kuliah, saya menikah. Jadi banyak hal yang saya harus pikirkan. Bukan hanya kuliah. 


Malahan kuliah tidak terasa lagi "aromanya" bersebab menjalankan tugas menjalani peran suami.


Berat. Penat. Kadang pusing. Ibu selalu bertanya-tanya, "Kapan kuliahmu selesai?"


Pusing kalau sudah ditanya gituan. Entah mau ambil keputusan apa.


Dalam hati, saya tidak mau kecewakan orang tua. Saya tidak boleh menyerah. Ibu telah berbuat banyak dalam hidup. Mengandung, merawat, menyekolahkan, membiayai, dsb. Saya harus selesaikan.


Alhamdulillah, istri juga menyemangati. Kira-kira gini, "Semangat ya selesaikan. Nanti saya bantu."


Masyaallah. Kalimat itu membuat semangat saya kembali bangkit. Akhirnya, saya memulai dari 0 kembali. Menyajikan kembali coret-coretan dosen pembimbing yang lalu. Saya koreksi. Istri kadang bantu mengetik. Saya tambah teori. Konsultasi ke sana kemari. Alhamdulillah akhirnya selesai juga sampai Bab V dari skripsi.


Judul skripsi: Penerapan Pendekatan Visual, Auditorial, dan Kinestetik dalam Pembelajaran Fisika pada Peserta Didik Kelas XI SMA Negeri 9 Makassar.


Ujian meja dilaksanakan. Alhamdulillah dapat nilai Cumlaude.


Tahun 2012 akhir ada kebahagian: telah menikah dan telah selesai S1.


Saya ambil pelajaran bahwa kumpulan masalah yang pernah saya alami, ada jalan keluarnya.


Selama mindest untuk memberhasilkan impian, insyaallah kejar. Jangan putus harapan.


Teman-teman,

Mungkin kita berbeda persoalan.


Anda mungkin lagi ditimpa persoalan rumah tangga, yang kadang berfikir untuk "memberhentikannya" saja.


No. Itu bukan sifat lelaki. Anda harus jalani. Selesaikan masalah kalian. Cari jalan kebaikan. Sama-sama kejar solusi. Ingat masih ada PR, sama-sama keluarga meraih jannah-Nya.


Di sana mungkin Anda berfikir "lari dari rumah", karena hutang, masalah keluarga, masalah lainnya. 


No, hadapi. Breakdown masalahnya apa. Minta pertolongan kepada Allah azza wajalla. Coba baca buku-buku agama yang memberikan jalan keluar.


Teman-teman,

Mungkin Anda pusing menyelesaikan tugas akhir kuliah, tapi ingat, di luar sana ada banyak yang ingin kuliah, tapi tidak bisa. Anda diberi rezeki untuk bisa kuliah. Selesaikan tugas itu.


Anda mungkin di penghujung "kalimat talak" tapi berfikirlah bahwa di luar sana banyak orang yang belum bisa menikah. Karena faktor dana, psikologis, dan alasan lainnya. Jalani kembali rumah tangga Anda sebaik mungkin. Dekap hangat pasangan Anda. Minta maaf.


Barokallohu fiikum.


Makassar, 10-12-2020

Comments

Popular posts from this blog

Khutbah Jumat: 5 Bahaya Judi Online

Air Ajaib? Faktanya Air PDAM yang Bocor

Pertemuan Setelah 13 Tahun: Sebuah Renungan tentang Menjadi Guru