Tiga Kali Mengulang Bacaan

Oleh: Kusnandar Putra


Salah seorang tokoh pernah mengatakan bahwa membaca buku tiga kali pengulangan itu lebih baik daripada membaca tiga jenis buku yang berbeda. 


Ini menjadi renungan, apapun profesi kita, baik sebagai seorang pendidik, sebagai seorang pekerja yang juga senang membaca buku, kadangkala apa yang kita baca, itu tidak bertahan lama. Mungkin sekitar satu dua hari masih bisa diingat, tapi ketika sudah melewati hari tersebut ternyata kandungan buku itu hilang. 


Apa persoalannya? 

Apa yang menjadi akar persoalan?


 Bisa jadi hal itu disebabkan oleh pola kita di dalam membaca yang kurang baik.


Ada baiknya kita membaca satu buku dengan cara 3 kali pengulangan dan itu biasanya jauh lebih berdampak kepada kehidupan.


Kita teringat dengan ulama, bagaimana antusias mereka yang luar biasa di dalam membaca.


Al-Muzani (murid Imam asy-Syafi’i) berkata,


“Saya membaca kitab ar-Risalah (karya Imam asy-Syafi’i) 500 kali. Dan setiap kali saya selesai membacanya pasti saya mendapatkan suatu pelajaran baru darinya."


Abu Bakar Ghalib bin Abdurrahman bin Athiyah (518 H) mengulangi Shahih al-Bukhari 700 kali.


Masyaallah. Pengulangan membaca inilah yang membawa kepada ilmu yang bertahan lama.


Namun, ada persoalan besar di sekitaran kita.


Seorang guru besar di Indonesia pernah mengatakan bahwa yang menjadi persoalan di negeri kita bukan pada persoalan membaca alfabet tapi membaca secara literasi. Yaitu memahami apa maksud dari yang sudah dibaca.


Kadang manusia hanya membaca suku kata tapi setelah dibaca tidak terlalu berkesan di dalam hati, kurang memaknai bacaan sebagai jembatan untuk membangun impian, membangun cita-cita yang jauh lebih besar.


Jadi, ada 3 tantangan di masa depan dalam persoalan membaca.


Pertama, menjadikan membaca sebagai kebutuhan. Bukan sambilan.


Kedua, mengulangi buku yang sudah dibaca. Minimal 3 kali.


Ketiga, mengambil faedah dari bacaan untuk memperbaiki diri, membangun umat, dan membangun visi misi hidup.


Barokallohu fiikum


Gowa, 3 Januari 2025


https://quoteskusnandarputra.blogspot.com

Comments

Popular posts from this blog

Khutbah Jumat: 5 Bahaya Judi Online

Air Ajaib? Faktanya Air PDAM yang Bocor

Pertemuan Setelah 13 Tahun: Sebuah Renungan tentang Menjadi Guru