Pertemuan Setelah 13 Tahun: Sebuah Renungan tentang Menjadi Guru



 Penyusun: Kusnandar Putra


Pada November 2024, saya berkesempatan bertemu kembali dengan Pak Anis, dosen saya semasa kuliah di jurusan Pendidikan Fisika, Unismuh Makassar. Yang juga merupakan guru Fisika di SMAN 9 Makassar. 


Kami bertemu secara tak sengaja di Masjid Al-Ikhlas Bakda Dzuhur, Perumahan Griya Fajar Mas, Makassar—sebuah pertemuan yang terjadi setelah hampir 13 tahun lamanya berpisah.


Dalam pertemuan itu, kami terlibat dalam perbincangan panjang mengenai dunia pendidikan. Beliau bercerita banyak, membagikan pengalaman serta motivasi yang juga ia dapatkan dari sahabatnya, tentang pentingnya peran seorang guru—terutama di jenjang SMP—sebagai fondasi utama dalam menanamkan adab dan karakter kepada siswa. 


Menurut beliau, mendidik di tingkat SMP memiliki tantangan yang khas, namun justru di sanalah nilai-nilai dasar bisa tertanam kuat. Hal ini berbeda dengan dunia perguruan tinggi, di mana tantangan seorang dosen sering kali lebih berat karena mahasiswa telah membentuk pola pikir dan karakter sendiri.


Usai diskusi hangat itu, Pak Anis mengirimkan pesan langsung (DM) berisi sebuah catatan reflektif yang ia tulis sendiri. Saya merasa isi tulisannya patut dibagikan kembali karena mengandung pesan mendalam bagi para pendidik.


---


ILMU TAMBAHAN GURU

Oleh: Anis


Guru atau pendidik itu di sekolah selain mampu menyampian ilmu dengan baik sesuai jenjang siswa, guru juga harus belajar:


1. Psikologi sederhana dan terapan. 

2. Coaching teknik sederhana, syukur, menguasai Full Leaning. 

3. Storytelling yang asik. 

4. Strategi Active Deep Learning. 

5. Kreatifitas dalam pengeloaan kelas. 

6. Strategi motivasi siswa. 

7. Hanya guru yang termotivasi yang bisa. 

8. Kurangi mengeluh.


Kita sudah putuskan jalan hidup sebagai GURU maka mintalah kepada Allah untuk menguatkan kita dan menjaga hati kita.


Terima kasih, Pak Anis. Jazakallahu khairan.


Gowa, 30 April 2025

Comments

Popular posts from this blog

Khutbah Jumat: 5 Bahaya Judi Online

Air Ajaib? Faktanya Air PDAM yang Bocor