Kepulangan Kloter Pertama Jemaah Haji Sulsel
Kusnandar Putra
Rabu tadi malam, 11 Juni 2025, menjadi malam yang penuh haru dan syukur bagi 392 jemaah haji asal Sulawesi Selatan yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi/Debarkasi Makassar (UPG).
Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA1401 yang membawa para tamu Allah ini mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros, pada pukul 21.48 Wita.
Di antara rombongan, tampak beberapa jemaah tak kuasa menahan gejolak rasa syukur yang begitu dalam. Begitu menuruni tangga pesawat dan menyentuh landasan pacu yang basah oleh hujan, mereka langsung bersujud syukur di atas aspal yang dingin. Pemandangan ini menyentuh hati siapa pun yang menyaksikannya. Tidak peduli dinginnya malam atau semilir angin hujan, tubuh-tubuh itu merebah dalam sujud panjang, mengungkapkan rasa syukur tak terperi atas nikmat keselamatan dan kesempatan luar biasa yang telah Allah anugerahkan.
Tentunya banyak dari jemaah ini adalah orang-orang yang telah menabung selama bertahun-tahun, menyisihkan sedikit demi sedikit dari penghasilan mereka, hanya untuk mewujudkan mimpi menuju Baitullah.
Semuanya telah mereka lalui.
Tak lupa kita panjatkan doa untuk para jemaah haji kloter pertama ini. Semoga ibadah haji yang telah mereka tunaikan diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Semoga menjadi haji yang mabrur, yakni haji yang tidak hanya sah secara syariat, tetapi juga membekas dalam akhlak dan perilaku mereka setelah pulang ke tengah masyarakat.
Semoga para jemaah kembali ke keluarga dan lingkungannya dengan hati yang lebih tenang, lebih lembut, dan lebih dekat kepada Allah.
اللَّهُمَّ اجْعَلْ حَجًّا مَبْرُوْرًا وَ سَعْيًا مَشْكُوْرًا وَ ذَنْبًا مَغْفُوْرًا
“Semoga Allah menganugerahkan haji yang mabrur, usaha yang disyukuri dan dosa yang diampuni”.
(Ibnu Mas'ud)
Tak lupa pula kita doakan para jemaah haji dari kloter-kloter berikutnya agar diberi kemudahan, kelancaran, dan keselamatan dalam perjalanan pulang ke tanah air.
Semoga semuanya dapat berkumpul kembali dengan keluarga dalam keadaan sehat wal afiat dan membawa pulang keberkahan dari Tanah Suci.
Semoga yang belum sempat menunaikan ibadah haji, Allah mudahkan jalannya.
Semoga Allah lapangkan rezeki mereka yang masih berjuang, yang menabung dengan sabar untuk berhaji. Amin.
Akhirnya, momen ini mengajarkan kepada kita semua bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan doa kepada Allah azza wajalla.

Comments
Post a Comment