Wukuf

 

Kusnandar Putra


Rabu ini, jamaah haji asal Indonesia mulai diberangkatkan dari penginapan mereka di Makkah menuju Padang Arafah. Di sanalah mereka akan menjalani puncak ibadah haji tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi: wukuf di Arafah.


Sebanyak 221 ribu jamaah dari tanah air akan tiba di Arafah secara bertahap hingga malam hari. Pemerintah memastikan semuanya telah sampai sebelum waktu wukuf dimulai pada 9 Zulhijah.


 Di sinilah momen terpenting dalam ibadah haji berlangsung. 


Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, 


الحجُّ عرفةُ , فمن اَدْرَكَ لَيْلَةَ عرفةَ قبلَ طُلُوْعِ الفَجْرِ من ليلةِ جُمَعٍ فَقَدْ تَمَّ حَجُّـهُ


“Haji adalah wukuf di Arafah. Maka siapa yang mendapati ‘Arafah pada malam hari sebelum terbit fajar, sesunggunya dia telah mendapat haji.” (HR.Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi dan Ibnu Majah) 


Yang dimaksud wukuf adalah hadir dan berada di daerah mana saja di Arafah, walaupun dalam keadaan tidur, sadar, berkendaraan, duduk, berbaring atau berjalan, baik pula dalam keadaan suci atau tidak suci (seperti haidh, nifas atau junub). (Fiqih Sunnah) 


 Di Arafah, dianjurkan memperbanyak doa, dzikir, istighfar, dan sebagainya. Doa untuk keluarga, minta ampunan. 


Bagi yang belum berangkat haji, kita masih bisa ikut merasakan keutamaan hari Arafah ini. Caranya dengan berpuasa pada tanggal 9 Zulhijah. Ummul Mukminin Aisyah radhiallahu ‘anha berkata:


“Tidak ada satu hari dalam setahun yang paling aku cintai untuk berpuasa di dalamnya selain hari Arafah.”

(Al-Mushannaf Ibnu Abi Syaibah)


Said bin Jubair bahkan mengatakan:


"Bangunkanlah pelayan-pelayan kalian dan keluarga kalian untuk sahur puasa hari Arafah." (Hilyatul Auliya 14/281)


Hari Arafah bukan hanya untuk jamaah yang sedang di tanah suci. Kita yang di rumah pun bisa ikut merasakannya. Mari ajak keluarga, anak-anak, dan orang terdekat untuk ikut berpuasa. Jadikan hari tersebut sebagai momen bersama untuk lebih dekat kepada Allah.


Semoga Allah menerima amal ibadah jamaah haji, mengampuni dosa-dosa kita semua, dan memberi kesempatan kepada kita untuk bisa sampai ke Arafah suatu hari nanti. Aamiin.


Gowa, 4 Juni 2025


Comments

Popular posts from this blog

Khutbah Jumat: 5 Bahaya Judi Online

Air Ajaib? Faktanya Air PDAM yang Bocor

Pertemuan Setelah 13 Tahun: Sebuah Renungan tentang Menjadi Guru